Jenis-Jenis Afur Bak Cuci Piring dan Perbedaannya

Saat menggunakan bak cuci piring setiap hari, ada satu komponen kecil yang sering luput dari perhatian: Afur.

Padahal, afur memiliki peran penting dalam sistem pembuangan air di kitchen sink. Komponen ini menjadi tempat air dari bak cuci mengalir menuju saluran pembuangan sekaligus membantu menyaring sisa makanan dan kotoran agar tidak langsung masuk ke pipa.

Jika afur tidak sesuai dengan ukuran sink, sulit dibersihkan, atau sistem penyaringannya kurang baik, berbagai masalah bisa muncul. Mulai dari air yang mengalir lambat, sisa makanan masuk ke saluran, hingga munculnya bau tidak sedap dari area pembuangan.

Karena itu, memilih afur sebaiknya tidak hanya berdasarkan harga atau bentuknya.

Ada beberapa jenis afur bak cuci piring yang tersedia di pasaran dengan material, bentuk, ukuran, dan sistem penyaringan yang berbeda.

Artikel ini akan membahas jenis-jenis afur bak cuci piring, perbedaannya, kelebihan dan kekurangannya, serta cara memilih afur yang sesuai dengan kebutuhan dapur Anda.

Apa Itu Afur Bak Cuci Piring?

Afur bak cuci piring adalah komponen pada bagian lubang pembuangan kitchen sink yang berfungsi membantu mengalirkan air sekaligus menyaring kotoran sebelum masuk ke saluran pembuangan.

Dalam penggunaan sehari-hari, afur juga sering disebut sebagai:

Saringan bak cuci piring

Afur sink

Sink strainer

Kitchen sink strainer

Saringan sink

Basket strainer

Pada beberapa model, afur dilengkapi dengan keranjang atau saringan yang dapat dilepas sehingga sisa makanan lebih mudah diangkat dan dibersihkan.

Fungsi penyaringan ini penting karena sisa makanan merupakan salah satu jenis kotoran yang dapat masuk ke saluran pembuangan saat mencuci piring. Dalam sistem fasilitas cuci piring, saringan afur memang digunakan untuk menyaring sisa makanan setelah proses pencucian.

Mengapa Pemilihan Afur Bak Cuci Piring Penting?

Afur mungkin terlihat seperti komponen sederhana, tetapi kualitas dan desainnya dapat memengaruhi kenyamanan penggunaan sink sehari-hari.

Afur yang tepat dapat membantu:

Menyaring sisa makanan.

Mengurangi kotoran yang masuk ke saluran pembuangan.

Mempermudah proses pembersihan sink.

Membantu menjaga saluran pembuangan tetap lebih bersih.

Mengurangi potensi munculnya bau dari area pembuangan.

Membuat sistem pembuangan air bekerja lebih optimal.

Sebaliknya, afur yang tidak sesuai dapat menyebabkan masalah seperti ukuran tidak pas, kebocoran pada sambungan, saringan mudah tersumbat, atau sulit dibersihkan.

Karena itu, jenis afur sebaiknya disesuaikan dengan ukuran lubang sink, material, sistem penyaringan, serta kebutuhan penggunaan.

Jenis-Jenis Afur Bak Cuci Piring

Secara umum, afur bak cuci piring dapat dibedakan berdasarkan material, desain saringan, dan sistem pembuangannya.

Berikut beberapa jenis yang umum ditemukan.

1. Afur Stainless Steel

Afur stainless steel merupakan salah satu jenis yang banyak digunakan pada kitchen sink.

Material stainless memberikan tampilan yang bersih dan modern serta relatif mudah dibersihkan. Produk afur di pasaran tersedia dalam berbagai ukuran dan konstruksi; misalnya, ada model yang menggunakan stainless steel dengan ukuran koneksi 1½ inci dan dilengkapi keranjang saringan.

Kelebihan

Tampilan lebih modern.

Relatif mudah dibersihkan.

Kokoh untuk penggunaan sehari-hari.

Tidak mudah berubah bentuk seperti material yang lebih tipis.

Cocok dipadukan dengan kitchen sink stainless.

Kekurangan

Harga dapat lebih tinggi dibandingkan model plastik.

Kualitas sangat bergantung pada jenis dan ketebalan material.

Tidak semua produk stainless memiliki kualitas yang sama.

Perlu diperhatikan bahwa istilah “stainless” tidak otomatis berarti semua produknya memiliki kualitas yang sama. Karena itu, jika ketahanan terhadap korosi menjadi pertimbangan utama, perhatikan spesifikasi material yang diberikan produsen.

2. Afur PVC atau Plastik

Afur berbahan PVC atau plastik menjadi alternatif bagi pengguna yang mencari pilihan ekonomis.

Model seperti ini biasanya memiliki desain yang sederhana dan ringan.

Kelebihan

Harga relatif terjangkau.

Ringan.

Mudah dipasang pada model yang kompatibel.

Tidak mengalami korosi seperti material logam.

Kekurangan

Tampilan umumnya tidak se-premium stainless.

Ketahanan terhadap benturan dan panas bergantung pada material dan konstruksinya.

Beberapa model memiliki daya tahan yang lebih rendah dibandingkan produk logam berkualitas.

PVC dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan sederhana, terutama jika pertimbangan utama adalah harga dan fungsi.

3. Afur dengan Keranjang Saringan

Jenis ini menggunakan basket atau keranjang saringan yang ditempatkan pada lubang pembuangan.

Fungsinya adalah menangkap sisa makanan dan kotoran berukuran relatif besar sebelum masuk ke saluran pembuangan.

Keranjang tersebut biasanya dapat dilepas untuk dibersihkan.

Kelebihan

Sisa makanan lebih mudah diangkat.

Mudah dibersihkan.

Membantu mengurangi kotoran masuk ke pipa.

Praktis untuk penggunaan sehari-hari.

Kekurangan

Keranjang perlu dibersihkan secara rutin.

Jika terlalu banyak kotoran menumpuk, aliran air dapat menjadi lebih lambat.

Ukuran keranjang harus sesuai dengan bodi afur.

Model seperti ini banyak ditemukan pada afur stainless untuk kitchen sink. Beberapa produk di pasaran bahkan secara spesifik menawarkan afur dengan keranjang sampah stainless sebagai bagian dari produknya.

4. Afur dengan Tutup atau Stopper

Jenis afur tertentu dilengkapi dengan tutup yang dapat digunakan untuk menutup lubang pembuangan.

Tergantung desainnya, tutup dapat digunakan ketika pengguna ingin menampung air di dalam sink atau membantu mengontrol aliran air.

Model ini cocok untuk pengguna yang menginginkan fungsi lebih dari sekadar penyaringan.

Kelebihan

Memiliki fungsi tambahan.

Dapat membantu menahan air di sink.

Tampilan relatif rapi ketika tutup terpasang.

Kekurangan

Memiliki lebih banyak komponen.

Bagian tutup dan seal perlu dibersihkan.

Jika seal tidak terpasang dengan baik, dapat terjadi kebocoran.

5. Afur dengan Sistem Anti-Bau

Selain menyaring kotoran, beberapa afur dirancang dengan mekanisme yang membantu mengurangi keluarnya bau dari saluran pembuangan.

Model seperti ini biasanya memiliki komponen tambahan seperti seal, penutup, atau mekanisme katup tertentu.

Tujuannya adalah membatasi jalur terbuka antara saluran pembuangan dan area sink ketika air tidak sedang mengalir.

Beberapa produk afur di pasar juga menawarkan fitur anti-bau sekaligus penghalang serangga atau hewan kecil dari saluran pembuangan.

Kapan fitur ini berguna?

Fitur anti-bau bisa menjadi pertimbangan terutama untuk:

Dapur rumah.

Apartemen.

Dapur yang jarang digunakan.

Sink yang terhubung ke saluran pembuangan dengan potensi bau.

Rumah yang ingin mengurangi akses serangga dari saluran.

Namun, penting untuk memahami bahwa bau dari sink tidak selalu disebabkan oleh afur. Saluran pembuangan yang kotor, sisa makanan, minyak, atau masalah pada sistem pembuangan juga dapat menjadi penyebab.

6. Afur dengan Sistem Saringan yang Lebih Besar

Ada juga afur yang dirancang dengan area saringan relatif besar untuk menampung lebih banyak kotoran sebelum perlu dibersihkan.

Jenis ini cocok untuk sink yang digunakan cukup intensif.

Semakin banyak aktivitas memasak dan mencuci peralatan makan, semakin penting sistem penyaringan yang mudah dibersihkan.

Namun, saringan yang lebih besar bukan berarti tidak akan mampet.

Jika sisa makanan dibiarkan menumpuk, aliran air tetap dapat terganggu.

Karena itu, kemudahan melepas dan membersihkan saringan lebih penting daripada sekadar ukuran saringannya.

Perbandingan Jenis Afur Bak Cuci Piring

Jenis AfurKelebihanKekuranganCocok Untuk
Stainless steelKokoh, tampilan modern, mudah dirawatHarga bisa lebih tinggiRumah modern & penggunaan rutin
PVC/PlastikEkonomis, ringanTampilan dan ketahanan tergantung kualitasPenggunaan sederhana
Basket strainerSisa makanan mudah diangkatHarus rutin dibersihkanDapur yang sering memasak
Stopper/tutupBisa menahan airKomponen lebih banyakSink yang membutuhkan fungsi stopper
Anti-bauMembantu mengurangi bau dari saluranKonstruksi lebih kompleksDapur yang sensitif terhadap bau
Saringan besarMenampung lebih banyak kotoranTetap perlu dibersihkanPenggunaan intensif

Afur Stainless atau PVC, Mana yang Lebih Baik?

Tidak ada satu jawaban yang berlaku untuk semua dapur.

Pemilihannya kembali kepada kebutuhan.

Jika Anda mengutamakan tampilan, kekokohan, dan penggunaan jangka panjang, stainless dapat menjadi pilihan yang menarik.

Sementara itu, jika Anda membutuhkan solusi sederhana dengan harga lebih ekonomis, PVC dapat dipertimbangkan.

Yang paling penting bukan hanya materialnya, tetapi juga:

Kualitas konstruksi.

Ketebalan material.

Kesesuaian ukuran.

Kualitas seal.

Desain saringan.

Kemudahan membersihkan.

Kualitas sambungan ke pipa.

Jadi, jangan memilih afur hanya berdasarkan tulisan “stainless” atau “anti karat” pada kemasan.

Bagaimana Cara Memilih Afur Bak Cuci Piring?

Sebelum membeli, perhatikan beberapa hal berikut.

1. Ukur Lubang Sink

Ini merupakan hal pertama yang harus diperhatikan.

Jangan langsung membeli berdasarkan nama atau foto produk.

Ukur lubang pembuangan pada sink dan bandingkan dengan spesifikasi afur.

Di pasaran terdapat berbagai ukuran. Misalnya, beberapa produk afur menggunakan koneksi 1½ inci, sedangkan kitchen sink tertentu dapat menggunakan ukuran lubang yang lebih besar. Salah satu contoh spesifikasi sink yang tersedia di pasaran menggunakan afur 3,5 inci.

Artinya, ukuran afur tidak boleh dianggap universal untuk semua sink.

2. Perhatikan Ukuran Sambungan Pipa

Afur bukan hanya harus cocok dengan lubang sink, tetapi juga harus kompatibel dengan sambungan menuju saluran pembuangan.

Jika bagian atas cocok tetapi koneksi bawah tidak sesuai, Anda tetap membutuhkan adaptor atau komponen tambahan.

3. Pilih Material Sesuai Kebutuhan

Untuk penggunaan rumah tangga sehari-hari, stainless dapat menjadi pilihan jika Anda menginginkan konstruksi yang kokoh dan tampilan yang lebih rapi.

Untuk kebutuhan ekonomis, PVC bisa menjadi alternatif.

4. Pilih Saringan yang Mudah Dibersihkan

Ini salah satu faktor yang sering dianggap sepele.

Afur yang terlihat bagus tetapi sulit dibersihkan dapat menjadi merepotkan setelah digunakan setiap hari.

Idealnya, keranjang atau saringan dapat dilepas dengan mudah.

5. Perhatikan Seal dan Sambungan

Seal memiliki peran penting dalam mencegah kebocoran.

Pastikan produk memiliki komponen seal yang sesuai dan pemasangannya dapat dilakukan dengan baik.

6. Pertimbangkan Fitur Anti-Bau

Jika dapur Anda memiliki masalah bau dari saluran pembuangan, fitur anti-bau dapat menjadi pertimbangan tambahan.

Namun, jangan menganggap fitur tersebut sebagai pengganti perawatan saluran.

Sink tetap perlu dibersihkan secara rutin.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Membeli Afur

Hanya Melihat Harga

Afur murah belum tentu buruk, tetapi harga sebaiknya tidak menjadi satu-satunya pertimbangan.

Bandingkan material, ukuran, desain saringan, seal, dan kualitas konstruksi.

Tidak Mengukur Lubang Sink

Ini salah satu kesalahan paling umum.

Foto produk dapat terlihat sama, tetapi ukuran sebenarnya bisa berbeda.

Menganggap Semua Afur Universal

Tidak semua afur cocok dengan semua kitchen sink.

Beberapa produk bahkan secara spesifik mencantumkan ukuran lubang, diameter, dan koneksi yang berbeda.

Tidak Memikirkan Kemudahan Membersihkan

Afur akan berhadapan dengan sisa makanan hampir setiap hari.

Karena itu, kemampuan untuk melepas dan membersihkan saringan seharusnya menjadi salah satu pertimbangan utama.

Mengabaikan Kualitas Seal

Afur yang bagus tetapi pemasangannya tidak rapat tetap dapat menyebabkan kebocoran.

Pastikan seal sesuai dan sambungan terpasang dengan benar.

Bagaimana Merawat Afur Bak Cuci Piring?

Afur tidak membutuhkan perawatan yang rumit.

Yang paling penting adalah membersihkannya secara rutin.

Setelah mencuci piring

Buang sisa makanan yang tertinggal pada saringan.

Secara berkala

Lepaskan keranjang atau saringan dan cuci menggunakan sabun serta air mengalir.

Bersihkan area sekitar afur

Jangan hanya membersihkan keranjangnya. Bagian di sekitar lubang sink juga dapat menjadi tempat menumpuknya kotoran.

Jangan biarkan minyak masuk dalam jumlah besar

Minyak dan lemak dapat menempel pada saluran pembuangan dan berkontribusi terhadap penyumbatan.

Sebisa mungkin, kumpulkan minyak bekas dan buang dengan cara yang sesuai daripada menuangkannya dalam jumlah besar ke sink.

Jadi, Afur Bak Cuci Piring Mana yang Sebaiknya Dipilih?

Jika masih bingung, gunakan panduan sederhana berikut.

Untuk penggunaan rumah tangga sehari-hari:

Pilih afur stainless dengan keranjang saringan yang mudah dilepas.

Untuk dapur dengan aktivitas memasak tinggi:

Pertimbangkan afur dengan saringan yang mudah dibersihkan dan kapasitas penampungan kotoran yang memadai.

Untuk dapur yang sering mengalami bau dari saluran:

Pertimbangkan afur dengan mekanisme anti-bau, sambil tetap memastikan saluran pembuangan dirawat dengan baik.

Untuk kebutuhan ekonomis:

Afur PVC dapat dipertimbangkan selama ukuran dan sambungannya kompatibel dengan sink.

FAQ

Apa fungsi afur pada bak cuci piring?

Afur berfungsi sebagai bagian dari lubang pembuangan sink yang membantu mengalirkan air sekaligus menyaring sisa makanan dan kotoran agar tidak langsung masuk ke saluran pembuangan.

Apa perbedaan afur dan saringan bak cuci piring?

Dalam penggunaan sehari-hari, istilah tersebut sering digunakan untuk merujuk pada komponen yang sama atau bagian dari sistem pembuangan sink. Namun, secara spesifik, “saringan” dapat merujuk pada bagian yang menangkap kotoran, sedangkan afur dapat mencakup rakitan pembuangan yang terhubung ke saluran.

Apakah semua afur cocok untuk semua bak cuci piring?

Tidak. Ukuran lubang sink, diameter sambungan, dan desain afur harus diperhatikan sebelum membeli.

Mana yang lebih bagus, afur stainless atau PVC?

Keduanya memiliki kelebihan masing-masing. Stainless umumnya dipilih untuk konstruksi dan tampilan, sedangkan PVC dapat menjadi pilihan ekonomis. Kualitas produk dan kesesuaian dengan sink tetap harus diperhatikan.

Apakah afur bisa menyebabkan bau pada sink?

Afur atau area pembuangan yang kotor dapat berkontribusi terhadap bau. Namun, bau juga dapat berasal dari sisa makanan, minyak, atau masalah pada sistem saluran pembuangan.

Berapa lama afur bak cuci piring harus dibersihkan?

Tidak ada satu interval yang berlaku untuk semua rumah. Namun, saringan sebaiknya diperiksa dan dibersihkan secara rutin, terutama jika sink digunakan setiap hari atau sering terkena sisa makanan.

Kesimpulan

Afur bak cuci piring memang berukuran kecil, tetapi memiliki fungsi penting dalam sistem pembuangan kitchen sink.

Ada berbagai jenis afur yang dapat dipilih, mulai dari stainless steel, PVC, basket strainer, model dengan stopper, hingga model dengan fitur anti-bau.

Tidak ada satu jenis yang paling bagus untuk semua kondisi.

Pilihan terbaik adalah afur yang sesuai dengan ukuran lubang sink, kompatibel dengan saluran pembuangan, memiliki material dan konstruksi yang sesuai, serta mudah dibersihkan.

Jika Anda sedang mengganti afur lama atau memasang kitchen sink baru, jangan hanya mempertimbangkan bentuk dan harga. Pastikan terlebih dahulu ukuran dan spesifikasinya sesuai dengan sink yang digunakan.

Dengan pemilihan yang tepat, komponen sederhana seperti afur dapat membantu membuat aktivitas di dapur menjadi lebih praktis dan sistem pembuangan air tetap lebih mudah dirawat.

Yuk Bagikan Artikel ini :

Keranjang Belanja
0
    0
    Keranjang Belanja
    Empty CartKeranjang Kosong
    Secure Checkout
    Fast Shipping
    Easy Returns
    Scroll to Top